Preman Jadi Guru Ngaji | Kisah Nyata Bang Tu’il
Alur-alur di dalam kehidupan Terkadang tidak sesuai dengan keinginan Prasangka terhadap kenyataan Acapkali melahirkan onggokan kekecewaan Penyesalan?
Bukanlah sebuah jawaban! Kesabaran dan keyakinan Merupakan dua sisi koin keberhasilan Yakinlah!
Semuanya telah ditetapkan Berusahalah! Niscaya akan menemukan Pasti! Karena adanya Sang Rahman Bang Tu’il atau Abah Tu’il demikian para santri menyapanya, dilahirkan dalam keadaan yatim. Wafatnya sang bunda di usia belia, melengkapinya menjadi piatu yang jauh akan kasih sayang. Ilmu hitam menjadi sebuah pelarian, untuk sekedar bertahan di dalam kehidupan. Aaaakh…. kematian.
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an di sekeliling jasadnya, telah menariknya kembali memasuki gerbang kehidupan. Kesempatan kedua pun didapatkan. Melanjutkan nafas kehidupan dengan mengajarkan kemulian Kalam Sang Rahman.
Dukungan dapat diberikan langsung ke Forum Pelayan Al-Qur’an atau melalui transfer ke rekening:
- Bank BNI: 0437223261
- Bank Mandiri: 1640000748055
- Bank Syariah Indonesia: 7108614867
a.n. Yayasan Pelayan Al-Qur’an Mulia
Saksikan film dokumenter lainnya: CeritaQu #2
• Ustadz Ahmad Syarkawi: Potret Guru Me…