Hari Santri (22 Oktober) tahun 2023 mengusung tema “Jihad Santri-Jayakan Negeri”. Dalam tema tersebut ada tiga poin penting yang menjadi semangat jihad santri untuk jayakan negeri, diantaranya: (1) Jihad Intelektual Santri; (2) Jihad Ekonomi Santri; dan (3) Jihad Politik Santri.
Tiga tema di atas sangat relevan dengan program-program Forum Pelayan Qur’an (FPQ). Sejak berdiri FPQ memiliki visi Khidmat al-Qur’an ma’a al-Ummah dan diwujudkan dengan beberapa program berikut:
a). Tahun 2019 FPQ meliris film Peduli Guru Ngaji di Pedalaman. Film tersebut ditujukan untuk mengapresiasi para Guru Ngaji yang mendedikasikan dirinya untuk mengajarkan Al-Qur’an di daerah terpencil.
Program Peduli Guru Ngaji (CeritaQu) ini sejalan dengan semangat Jihad Intelektual, khususnya di bidang pengajaran Al-Qur’an.
Sampai tahun ini, FPQ telah merilis 5 film dokumenter, dan dapat ditonton di chanel youtube @ceritaqu_by_fpq.
b). Selain program CeritaQu, terlebih dahulu FPQ telah mencetak dan mendistribusikan mushaf Al-Qur’an yang kemudian dibingkai dengan program wakaf mushaf untuk Pesantren Tahfidz di Indonesia.
Program wakaf mushaf juga memberdayakan para santri ikut terlibat dalam terlaksananya program. Kegiatan mencetak dan mendistribusikan melalui wakaf mushaf, senada dengan semangat Jihad Ekonomi Santri.
c). Adapun semangat Jihad Politik Santri, diwujudkan dalam sistem kepengurusan FPQ. Sebagai lembaga berbadan hukum, FPQ melakukan regenerasi dan transformasi kepengurusan Yayasan. Pemilihan pengurus diadakan setiap 5 tahun sekali dengan sistem demokrasi dan diajukan kepada Pembina untuk mendapatkan persetujuan.
Demikianlah kontribusi Jihad FPQ melalui program dan kegiatan Khidmat al-Qur’an untuk Kejayaan Negeri.
Selamat Hari Santri
Jihad Santri – Jayakan Negeri
[Massajifitrajaya]