Connect with us

Hikmah

Doa Membaca Al-Qur’an

Published

on

Malas ketika akan memulai ngaji dan ingin cepet selesai ketika sedang ngaji adalah penyakit umum yang dialami sebagian besar kaum muslimin. Hanya mereka yang mendapat taufiq Allah yang mampu terhindar, hingga selalu bersemangat mengaji dan bilamana telah memulai ngaji, akan berlama-lama dan akan merasa rugi bila meninggalkannya untuk kepentingan lain.

Alhamdulillah, teman telah mengingatkan doa yang diajarkan guru saat nyantri di Kudus sambil memberikan testimoni apa yang dialami di masa “lupa” yang tak satu ayat pun dibaca selama berbulan-bulan.

Dia bercerita… Bila mau memulai ngaji malas dan ada saja halangan. Bila membuka mushaf Al-Qur’an dan berusaha memulai ngaji dengan baca surah al-Fatihah, pikiran dan hatinya melayang kemana-mana hingga akhirnya menutup kembali mushafnya. Keadaan ini terulang berkali-kali hingga tak disadari hampir 3 bulan tak ngaji secara berurutan. Masih beruntung masih baca al-Mulk setiap malam, dan al-Kahfi, Yasin setiap Jum’at.

Hingga suatu saat, dia membaca doa yang dulu selalu dibacanya bila hendak setor hafalan di depan guru. Dia membacanya reflek, karena selama ini dilupakan membaca doa tersebut. Dia memulai mengaji dengan ringan halaman demi halaman hingga tak sadar telah satu juz dan terus ingin melanjutkan bacaannya. Dia sangat bersyukur kepada Allah sambil menangis atas karunia tersebut, sambil memikirkan sebab turunnya karunia tersebut, meskipun tanpa sebab apa pun, jika Allah berkehendak pasti terjadi.

Dia mencoba mengingat-ingat, hingga menduga bahwa doa dari guru yang menurunkan rahmat Allah kepadanya. Lantas dia pun membaca lagi doa tersebut ketika akan membaca Al-Qur’an. Betul nyaman, ringan dan kuat berlama-lama dalam mengaji, hingga dia menyakini bahwa Allah senang bila diminta dengan doa ini.

Saya pun bersemangat mendengar testimoninya mencoba membacanya bila akan membaca Al-Qur’an dengan berharap kepada Allah semoga menurunkan karunia-Nya seperti apa yang dianugerahkan kepada teman. Amin
Berikut doanya….

اَللَّهُمَّ ﭐفْتَحْ لَنَا حِكْمَتَكَ وَﭐنْشُرْ عَلَيْنَا رَحْمَتَكَ مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, bukakanlah untuk kami hikmat-Mu dan limpahkanlah kepada kami rahmat-Mu dari gudang-gudang rahmat-Mu, Wahai Allah Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.

Bila dipahami dari artinya, memang mengandung harapan besar kepada Allah agar membuka hikmah-Nya atau ilmu-Nya dan mencurahkan rahmat-Nya dari gudang-gudang rahmat-Nya. Ada yang menarik dalam doa tersebut, bahwa rahmat yang diminta bukan rahmat yang diturunkan Allah untuk semua makhluk-Nya, tapi rahmat dari gudang-gudang rahmat-Nya. Sebagaimana apa yang pernah disampaikan Rasulullah saw bahwa Allah menjadikan 100 rahmat, dan menurunkan satu rahmat di bumi untuk seluruh makhluk-Nya. Dengan satu rahmat saja, terjalin rasa kasih sayang di antara mereka, hingga seekor binatang mengangkat kakinya karena khawatir menginjak anaknya…

عن أبي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: جَعَلَ اللَّهُ الرَّحْمَةَ مِائَةَ جُزْءٍ فَأَمْسَكَ عِنْدَهُ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ جُزْءًا وَأَنْزَلَ فِي الْأَرْضِ جُزْءًا وَاحِدًا فَمِنْ ذَلِكَ الْجُزْءِ يَتَرَاحَمُ الْخَلْقُ حَتَّى تَرْفَعَ الْفَرَسُ حَافِرَهَا عَنْ وَلَدِهَا خَشْيَةَ أَنْ تُصِيبَهُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu beliau berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Allah menjadikan rahmat (kasih sayang) seratus bagian, lalu ditahan di sisi-Nya sembilan puluh sembilan bagian, dan diturunkan satu bagian ke bumi. Dari yang satu bagian inilah seluruh makhluk berkasih sayang sesamanya sehingga seekor kuda mengangkat kakinya karena takut anaknya akan terinjak olehnya.’” (HR. Bukhori)

Doa ini dibaca setelah baca al-Fatihah, sebelum baca surah lain secara berurutan. Semoga Allah memurunkan rahmat-Nya kepada kita sebagaimana teman telah mendapatkannya… Amin.

[Abu Najm Zarkasyi Afif]

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *